On Line Prospecting

Ada pembelajaran yang cukup menarik berkaitan dengan strategi on line prospekting dari seorang sales Auto 2000 Bandung Asia Afrika yang baru bergabung kurang lebih satu tahun (2017-2018) dan berhasil menyabet penghargaan tiga bulanan secara hattrick atau tiga kali secara berturut-turun dalam kurun waktu satu tahun dengan rata-rata penjualan 7 unit per bulan. Lebih dari 70 % penjualannya berasal dari internet marketing dan referensi dari pelanggan yang didapat dari on line prospecting. Ia bernama Mardius Linggau.

Pertama mengenalnya dari fb, saya perhatikan kreativitas yang ia lakukan dalam melakukan activity dan berselancar di sosial media cukup unik dan berbeda dengan sales yang lain. Ia beberapa kali terlibat dalam acara arisan keluarga Palembang, Halal bi halal di beberapa perusahaan, terlibat aktif sebagai pembicara dalam pelatihan digital marketing dan di saat salesman lain baru memulai membuat web site ia sudah mempunyai aplikasi yang bisa di down load di App Store dan Google Play. Ruar Biasa  !!! . Ketertarikan saya terhadap Mardius Linggau saya tindaklanjuti dengan meminta ijin menggali informasi dengan lebih mendalam pada Sales Supervisornya Pius Wiranata yang tidak kalah luar biasa karena bisa merekrut orang yang sudah mempunyai jabatan cukup tinggi di perusahaan otomotif lain untuk bisa bergabung dan berkembang bersama AUTO 2000.

Pertanyaan pertama saya kepada saudara Mardius ialah Apa strategi bIsa jualan banyak secara konsisten sehingga bisa hattrick mendapatkan penghargaan sebagai sales NEW COMER  terbaik di AUTO 2000 area Jawa Barat  ?

Ia menjelaskan bahwa kunci keberhasilannya ialah dengan disiplin dan konsisten melakukan aktivitas penjualan, konsisten melakukan prospekting dan follow up pelanggan setiap saat dan di mana pun ia berada (any time – any where). Memulai pagi dengan mengucapkan Selamat Ulang Tahun, reminder service berkala, perpanjang STNK atau aktifitas retention lain yang relefan. Selain itu, ia juga selalu tampil di setiap event dan momentum yang sifatnya tematik, misalnya moment Idul Fitri, Pilkada, hari Kemerdekaan RI dan sebagainya.

Menurutnya, seorang sales harus terus mengingatkan pelanggan kalau kita selalu eksis dan narsis. Yang tampil bukan melulu produk atau promo, melainkan juga pribadi yang unik, positif dan disukai pelanggan, orang biasa menyebut sebagai personal branding. Pertimbangan orang membeli biasanya terkait dengan produk, perusaan dan salesnya. Prosentase terbesar yang membuat seseorang memutuskan untk melakukan pembelian selain faktor perusahaan dan produk, lebih utamanya ialah salesman.

Semakin qualified dan menguasai skill menjual serta mampu membuat pelanggan percaya adalah kunci keberhasilan seorang sales bisa berjualan banyak dan berlipat. Pelanggan sebagian besar tidak menangkap pesan, melainkan kesan. Bukan sekedar content promo melainkan seberapa sering kita muncul di mata dan pikiran pelanggan. Personal Branding merupakan salah satu kunci sukses dalam melakukan penjualan dalam jumlah banyak dan berlipat.

Tuntutan perubahan yang begitu cepat (era disruptif) mengharuskan salesman sebagai duta sebuah produk atau perusahaan untuk selalu up date ilmu dan wawasan sehingga tidak tertinggal oleh perkembangan jaman. Salah satu upaya yang tak terhindarkan ialah strategi digital marketing. Semua orang bahkan perusahaan saat in sudah beralih ke digital technologi. Kita sebagai seorang penjuala mau tidak mau harus ikut berselancar di dunia digital marketing.

Tahun 2009 ia masih menjual produk menggunalkan blogspot karena gratisan dan trafic di googlenya bagus, tercermin dalam penjualan minimal 3 per bulan. Oleh karena pencapaian dari blogspot belum optimal, tahun 2010 memutuskan untuk membuat website. Menjual dengan website ibarat kita mempunyai toko yang buka 24 jam dengan target market yang jauh lebih luas. Mardius sebagai seorang sales mempunyai prinsip bukan sebagai karyawan, melainkan seorang pemilik bisnis atau agen suatu produk sehingga untuk mengeluarkan biaya dalam penjualanadalah suatu keharusan. Saat ini selain website Mardius juga sudah mempunyai mobile aplikasi bernama TOYOTAKU. Selain sebagia tools marketing kepada pelanggan, aplikasi juga sangat membantu sebagai branding.

CANVASING ON LINE

Sedikit berbeda dengan Mardius Linggau, salesman yang bergabung dengan jalur Sales Assistant di Auto 2000 Salemba FENDI LIANTO yang berasal dari Singkawang akhir tahun 2016 dibawah komando Sutomo Gautama sebagai sales supervisornya lebih fokus pada strategi canvasing on line. Rata-rata penjualannya sekitar 5 – 6 unit per bulan dengan prosentase 70 % dari on line marketing dan 30 % berasal dari referensi. Ia berselancar di sosial media seperti FB, IG, Line, LinkedIn dan beberapa sumber  prospek dari oto.com dan raja mobil.com.

Fendi menjelaskan bahwa iklan berbayar atau up date status di sosial media tidak semuanya bisa langsung closing, diperlukan proses mencatat atau menyimpan data pelanggan untuk kemudian di follow up dan melakukan pendekatan lebih lanjut. Ia berprinsip meski prospek yang didapat tidak langsung memutuskan untuk melakukan pembelian, peluang mendapatkan referensi yang lebih cepat closing bukanlah suatu hal yang mustahil. Kempuan persuasif dalam komunikasi via WA, telfon atau bertemu langsung sangat menetukan keberhasilan dalam mendapatkan penutupan penjualan. Menurutnya dengan sikap percaya dan keyakinan yang kuat, diiringi dengan do’a, berbakti terhadap orang tua dan keluarga adalah kunci keberhasilan menjadi sales hebat.

Dengan semangat dan kreativitas yang ia lakukan berbuah manis mendapatkan reward trip ke Taiwan dari Toyota Astra Finance di semester awal 2018.

About the author

Author l Consultant l Trainer

Berpengalaman 12 tahun sebagai salesman dan 11 tahun jadi Sales Manager
Saat ini menjadi CEO IHD Consulting dan UKM Riyadh Group

Comments

  1. Perkenalkan saya Wira dari Auto 2000 Tulang Bawang.
    Kapan bisa hadir di dealer kami, berbagai ilmu dan pengetahuan nya serta, pengalaman nya khusus nya di dunia sales.

Leave a Reply to admin Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *